• Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • TNI / POLRI
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Peristiwa
  • TV Media
Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • TNI / POLRI
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Peristiwa
  • TV Media
Search
Close
Home Nasional

Usia Minimal Menikah Menurut BKKBN untuk Mencegah Stunting

Media Teropong Indonesia by Media Teropong Indonesia
22 Desember 2023
in Nasional
0
Usia Minimal Menikah Menurut BKKBN untuk Mencegah Stunting
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Surabaya – Upaya untuk mencegah stunting di wilayah Jawa Timur, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Jawa Timur (BKKBN Jatim) terus melakukan upaya sosialisasi di berbagai kalangan masyarakat.

Dalam sebuah seminar di Jalan Kalasan, Surabaya, pada Selasa, (19/12/2023), Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dra Maria Ernawati mengatakan, stunting terjadi akibat berbagai faktor. Seperti kemiskinan, budaya, dan pola asuh.

“Ini juga faktor sanitasi, ini juga berpengaruh menjadikan stunting,” kata Maria usai seminar.

BacaJuga

Peringati Hari Pendengaran Sedunia RSUD Jombang Gelar Pemeriksaan Telinga

Pemkab Jombang melalui Dinas Perhubungan Berangkatkan Arus Balik Gratis 2026

Menanggapi pertanyaan tentang salah satu upaya pencegahan stunting dengan tidak melakukan nikah dini, menurut Maria, konteks usia menikah muda menurut BKKBN itu seharusnya 21 tahun ke atas.

sedangkan menurut undang-undang usia minimal untuk bisa menikah menurut peraturan dan undang-undang adalah 19 tahun. Di usia ini, yakni di bawah 21 tahun kaum wanita memiliki pinggul yang belum cukup untuk melahirkan.

“Nah kalau BKKBN itu menganjurkannya adalah di bawah 21 tahun. Kenapa harus 21 tahun? Itu yang pertama karena kesehatan dari reproduksi, wanita yang umurnya di bawah 21 tahun ini perkembangan pinggul. Pinggul itu kalau mau melahirkan maksimalnya 10 Cm,” jelasnya.

“Kalau melahirkan muda, kawin muda terus melahirkan muda begitu ya. Panggulnya ini belum berkembang optimal, belum 10 Cm. Sehingga kalau dipaksakan ada kelahiran pasti terjadi pendarahan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi kematian, bagi si ibu dan si anak,” terang Maria.

Sementara, upaya pencegahan stunting yang dilakukan BKKBN Jatim, kata Maria, juga dilkukan dengan menggandeng kalangan ulama’. Sosialisasi pun juga telah memasuki pesantren-pesantren, terutama di kalangan santriwati.

“Jadi kami ini sudah menggandeng beberapa ulama’, dan tentu saja sosialisasi-sosialisasi BKKBN ini juga sudah mulai ke pondok-pondok pesantren untuk memahamkan terutama ke santriwati-santriwatinya biar paham,” ungkapnya.

Hal ini dilakukan agar para santriwati tersebut nantinya, bisa melakukan perencanaan dalam rumah tangga dan keluarganya. Para santriwati bisa memenuhi fungsi-fungsinya, baik fungsi secara agama maupun fungsi di dalam keluarga.

“Biar nantinya dia punya satu perencanaan dalam kehidupan keluarganya. Siap memenuhi fungsi-fungsi keluarga, baik itu fungsi agamanya karena lulusan pondok, fungsi reproduksinya, fungsi kesehatan, pendidikan, ekonomi terpenuhi semua,” tandas Maria.

Untuk angka stunting di Jawa Timur yang tertinggi itu ada di Jember, Bondowoso dan Situbondo. Sedangkan untuk angka stunting terendah ada di Surabaya yang hanya berbeda satu digit, yakni 4,8 persen.

Maria optimis angka stunting akan terus turun di Jawa Timur dengan melihat kerasnya upaya pemerintah daerah, perguruan tinggi dan media massa. Maria menargetkan, angka stunting di tahun 2024 turun hingga 14 persen.

“Bu Gubernur menargetkan di bawah 14 persen, di tahun ini harusnya 16 persen. Sementara tahun kemarin kita masih di 19,2 persen,” pungkasnya.   ( Limbat )

Tags: Usia Minimal Menikah Menurut BKKBN untuk Mencegah Stunting

BeritaTerkait

Peringati Hari Pendengaran Sedunia RSUD Jombang Gelar Pemeriksaan Telinga
Nasional

Peringati Hari Pendengaran Sedunia RSUD Jombang Gelar Pemeriksaan Telinga

24 April 2026
Pemkab Jombang melalui Dinas Perhubungan Berangkatkan Arus Balik Gratis 2026
Daerah

Pemkab Jombang melalui Dinas Perhubungan Berangkatkan Arus Balik Gratis 2026

26 Maret 2026
Ribuan Wisatawan Serbu DTW Tanah Lot, Saat Libur Lebaran dan Nyepi
Daerah

Ribuan Wisatawan Serbu DTW Tanah Lot, Saat Libur Lebaran dan Nyepi

23 Maret 2026
Ringankan Beban Masyarakat, Pemkab Jombang Salurkan 2.495 Bansos PPKS dan PSKS di Lapangan Pemkab Jombang
Daerah

Ringankan Beban Masyarakat, Pemkab Jombang Salurkan 2.495 Bansos PPKS dan PSKS di Lapangan Pemkab Jombang

16 Maret 2026
BPKAD Bersama BPN Jombang Percepat Proses Sertifikasi Tanah Pemerintah
Daerah

BPKAD Bersama BPN Jombang Percepat Proses Sertifikasi Tanah Pemerintah

7 Maret 2026
Perkuat Infrastruktur Kawasan Mahalona, Wamen Viva Yoga Dukung Luwu Timur Sebagai Sentra Tanaman Pangan
Nasional

Perkuat Infrastruktur Kawasan Mahalona, Wamen Viva Yoga Dukung Luwu Timur Sebagai Sentra Tanaman Pangan

6 Maret 2026
Next Post
Proyek Peningkaan Jalan Ruas Sumbermalang Alas buyur. kecamatan Melandingan Di Duga  dikerjakan. asal – Asalan ,  (CV Bintang bintang)

Proyek Peningkaan Jalan Ruas Sumbermalang Alas buyur. kecamatan Melandingan Di Duga  dikerjakan. asal - Asalan ,  (CV Bintang bintang)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Ada Apa? Enpat Puluh Empat desa di Tanimbar belum lakukan Evaluasi Ranperdes APBDesa!

    Ada Apa? Enpat Puluh Empat desa di Tanimbar belum lakukan Evaluasi Ranperdes APBDesa!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TAMBANG GALIAN C ILLEGAL ” KALI PUTEH GUNUNG GEDANG BLITAR , KEBAL HUKUM,,,, PULUHAN UNIT ALAT BERAT OSCAVATOR BEROPERASI MEMBABI BUTA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dianggap tidak layak, Ratusan orang tua murid SD Negri satu Saumlaki, minta relokasi Pembangunan Gedung Sekolah yang Baru”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria Meninggal Dunia  Saat Melaksanakan Sholat Ashar Berjamaah Dalam Posisi Bersujud.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LSM GPI, Gerakan Pembaharuan Indonesia  Blitar ,  Memintak APH tindak tegas Penambangan  Pasir ILLEGAL , Gunung Gedang Kali Puteh 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kades Watugede Kecamatan Puncu Kediri ” Irwantoro , Alergi ,  Wartawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAMSAT TULUNGAGUNG DI DUGA LEGALKAN PUNGLI,   KAPOLRES , KASAT LANTAS  KEMANA…..???

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Ikuti Sosial Media Kami

Telusuri

  • Home
  • Nasional
  • Pendidikan
  • TNI / Polri
  • Politik

Menu

  • Daerah
  • Sosial Budaya
  • Peristiwa
  • TV Media
  • Redaksi

Kontak

  • Kontak : WA  081357076646
  • Email : mediateropongindonesia@gmail.com
  • Alamat : Jln. Gereja Desa Tiru Lor - Sentul RT/RW 03/02, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur

Copyright © 2023 Media Teropong Indonesia