Situbondo – Koordinator Wilayah Jawa Timur (Korwil Jatim) Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM Penjara) Dafid Hariyono bangga kotanya meraih kembali perhargaan Piala Adipura yang 6 kalinya, saat menjelaskan ke Media kami di rumahnya di Desa Gudang, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu malam (6/3/2024).

Menurut Korwil Jatim LSM Penjara Indonesia Dafid Hariyono kami merasa bangga dengan dibawah kepemimpinan Bupati Situbondo Drs. H. Karna Suswandi, M.M., dan Wakil Bupati Situbondo Hj. Nyai Khoirani, S Pd., M.H., kembali Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo dapat meraih kembali penghargaan Piala Adipura yang diserahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada hari Selasa 5 Maret 2024 dan diserahkan langsung ke Bung Karna sapaan akrab Bupati Situbondo.
Dengan diraihnya Piala Adipura ini kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Situbondo yang ikut serta berpartisipasi menjaga kebersihan ditempatnya masing-masing termasuk kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ikut mendukung dan kompak dalam menjaga kebersihan lingkungan kerjanya sehingga tahun ini kota kita Kabupaten Situbondo bisa meraih kembali Piala Adipura yang ke 6 kalinya.
Lebih lanjut menurut Dafid Hariyono yang juga putra asli Situbondo kelahiran Asembagus dengan meraih penghargaan Adipura ini bukan hanya keberhasilan Pemkab Situbondo tapi juga atas kerjasama serta partisipasi seluruh masyarakat Situbondo dengan selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tetap selalu memberikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di setiap lingkungannya.

“Kami sebagai lembaga kontrol sosial juga berharap apa yang sudah kita raih harus tetap dijaga dengan semangat dan selalu ada rasa kebersamaan dalam menjaga lingkungan yang bersih. Dengan semakin terjaga dan selalu meningkatkan pengelolaan sampah dan kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi sekarang masih musim penghujan agar saluran-saluran air atau drainase tidak buntu yang disebabkan penumpukkan sampah yang dibuang sembarangan yang terbawa arus air. Dan kami tetap berharap Bung Karna bersama Hj. Nyai Khoirani untuk melanjutkan kepemimpinanya di Situbondo 2 periode,” pungkas Dafid Hariyono. (Lim/Wan).








