JEMBRANA, BALI. – Di i tengah tuntutan akademik yang padat serta kewajiban membagi waktu dengan kegiatan wajib di Kampus Sudirman Denpasar dan Jimbaran Kuta Selatan, sembilan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Udayana Periode XXXIII berhasil menuntaskan pengabdiannya di Desa Tegalbadeng Timur, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, 28 Agustus 2026.
Hanya dalam kurun waktu 28 hari efektif dengan jarak tempuh perjalanan darat yang luar biasa mencapai lebih dari ±100 km dari Denpasar, tim KKN-PPM yang dipimpin oleh Komang Arya Andika Wandira Kusuma selaku Koordinator dan dibawah pengawasan dosen pembimbing Dr. I Nyoman Sudiarta, S.E., M.Par, sukses merealisasikan 10 Program kerja unggulan yang berfokus pada pariwisata berkelanjutan (sustainability tourism), digitalisasi ekonomi, kesehatan, hingga pelestarian sosial budaya lokal.

Komang Arya Andika Wandira Kusuma mengatakan bahwa “langkah monumental diawali di bidang pariwisata melalui peresmian daya tarik wisata alam baru berbasis Sport-Tourism: Gowes Trekking yang dilengkapi dengan peta rute interaktif digital. Pengunjung kini dapat memindai rute bersepeda serta informasi pendukung pariwisata secara langsung melalui QR Code menjadi tonggak sejarah digitalisasi pariwisata pertama di Desa Tegalbadeng Timur ” Ujarnya
Lebih lanjut dijelaskan bahwa “untuk mendukung visualisasi fisik, mahasiswa merancang Peta Potensi Desa (Golden Map) kokoh yang dipasang strategis di area depan Masjid Al-Falah Desa Tegalbadeng Timur. Inovasi ini diperkuat dengan program Pemasangan Lampu Penerangan di depan Masjid Al-Falah guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan aktivitas masyarakat di malam hari” jelas Komang Arya Andika Wandira Kusuma
Diungkapkan pula bahwa “untuk menjamin keberlanjutan program pariwisata rintisan ini, tim KKN Udayana menyerahkan Buku Pedoman POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) kepada pemerintah desa yang disinkronisasikan langsung dengan Peta Potensi Desa Modifikasi dengan desain interaktif dalam bentuk “Living Board” berbasis peta berpikir (thinking map) menggunakan sticky note di Kantor Perbekel. Melalui media visual dinamis ini, perangkat desa dapat dengan mudah merumuskan kebijakan zonasi wisata secara berkala serta mengintegrasikan potensi seni lokal, seperti Sanggar Seni “Jegog” Mekar Sari milik Bale Tempek II Banjar Adat Tangi Desa Adat Tegalbadeng Kangin, ke dalam ekosistem pariwisata desa dan atas hasil referensi dari Dr. I Nyoman Sudiarta, S.E., M.Par.” Ungkap Komang Arya Andika Wandira Kusuma

“Sebagai akselerasi ekonomi juga menyasar para pelaku usaha kecil melalui program Digitalisasi UMKM lokal berupa Sosialisasi dan Pendampingan Pembuatan QRIS secara door-to-door untuk menciptakan transaksi pembayaran modern yang aman dan efisien. Mahasiswa juga melahirkan kepedulian lingkungan hidup melalui pembuatan Video Edukasi Praktik Pembuatan Biopori sebagai solusi pengolahan sampah organik rumah tangga sekaligus langkah preventif penanggulangan genangan air. Di samping itu, identitas fisik wilayah turut dipercantik melalui program Memperbarui Spanduk Tulisan “Selamat Datang di Desa Tegalbadeng Timur” di area pertigaan Tugu Desa” Tutur Komang Arya Andika Wandira Kusuma
Pada aspek pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, mahasiswa menyelenggarakan sosialisasi interaktif bagi generasi muda. Di bidang sosial budaya, dilaksanakan Sosialisasi Digital AI (Artificial Intelligence) Anti Hoax di SDN 2 Tegalbadeng Timur untuk melatih siswa menyaring informasi di internet. Sementara di bidang kesehatan, mahasiswa menjalankan Sosialisasi dan Demonstrasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) mengenai cara mencuci tangan dan menyikat gigi yang benar di SDN 1 Tegalbadeng Timur demi membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini. Seluruh program ini berjalan beriringan dengan penguatan budaya kebersihan lingkungan yang dilakukan melalui gotong royong bersama kelompok Dasawisma desa dalam menyambut kemeriahan hari kemerdekaan.
Delapan mahasiswa tangguh lainnya yang berada di balik suksesnya program kerja multisektor ini adalah:
1. Bazlyna Aisyah
2. Adellia Putri
3. Cecilia Tiurma Anastasha Siregar
4. Nur Rifatul Ifadah
5. Claudia Emmanuela Rombang
6. Sevana Nandia Putri
7. Daud Alfaro Ferdian
8. Ruli Arisandi
“Kami sangat bangga dengan apa yang telah kami dedikasikan dalam 28 hari ini. Meskipun harus membagi fokus yang luar biasa berat antara kegiatan wajib di kampus Denpasar maupun Badung dan menempuh jarak perjalanan yang sangat jauh hingga lebih dari ±100 km, melihat antusiasme warga serta terciptanya kawasan hiburan pariwisata baru yang berkelanjutan di Tegalbadeng Timur membayar lunas seluruh lelah kami,” ujar Komang Arya selaku Koordinator Desa. Ia berharap seluruh program kerja fisik, Living Board Peta Potensi Desa, hingga edukasi kesehatan dini dan digital yang telah diwariskan dapat terus dikembangkan oleh perangkat desa demi kemajuan jangka panjang Desa Tegalbadeng Timur.

Tentang KKN-PPM Universitas Udayana:
Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Udayana merupakan perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib diikuti mahasiswa lintas disiplin ilmu untuk menyumbangkan pemikiran, inovasi, dan tenaga langsung di tengah-tengah masyarakat guna mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat desa ” Tutup Komang Arya Andika Wandira Kusuma (Jumat 28/8/2026 ).
( Bang Amir. )







