
Tabanan, Minggu 3 Maret 2024. – Sebagai wujud syukur kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa, dan sebagai implementasi dari salah satu ajaran Tri Hita Karana, dimana adanya hubungan Manusia dengan Tuhan/Ida Sanghyang Widhi Wasa, sang pencipta alam semesta. Staf Samsat Tabanan memanfaatkan hari libur Minggu dengan melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Luhur Batukau, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, (Minggu 3/3/2024).

Kaupt Samsat Tabanan I Ketut Sadar, S.Sos mengemukakan bahwa “persembahyangan ini dilakukan adalah
Sebagai wujud rasa syukur atas prestasi
yang diraih, karena pada Tri Wulan I sampai dengan Maret 2024 ini capaian Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) telah melampaui target dari 20 persen yaitu sudah mencapai 21, 20 persen, merupakan prestasi yang luar biasa bagi kami, keberhasilan ini juga berkat dukungan semua pihak stakeholder terkait serta seluruh masyarakat, untuk itu kami sampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Dan kamipun langsung sujud syukur kepada Ida betara yang bersetana di Pura Luhur Batukau yang merupakan manifestasi Ida Sanghyang Widhi Wasa”. Kata Kaupt Samsat Tabanan

Kegiatan ini juga dalam rangka lanjutan dari Tirta yatra perjalanan suci dari staf Samsat Tabanan, yang telah bersembahyang di berbagai Pura yang ada di Bali. “Persembahyangan ini juga dimaknai untuk meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa, serta mengucapkan rasa syukur atas karunia-Nya, yang telah memberikan keselamatan kesehatan serta kerahayuan dalam kami melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat”. Ungkap I Ketut Sadar, S.Sos, M.H.

Kaupt Samsat Tabanan juga menjelaskan bahwa “sembahyang ini juga dimaksudkan untuk kita selalu eling kepada Ida betara/betari yang berstana di Pura Luhur Batukau, saat ini merupakan upacara pesineb dari Karya/upacara pujawali yang puncaknya pada hari kamis tanggal 29 Pebruari 2024, lalu.” Jelas Kaupt Samsat Tabanan

“Hal ini pula sebagai bentuk pembinaan mental spiritual bagi staf Samsat Tabanan untuk melaksanakan ajaran Panca Srada yang salah satunya adalah percaya akan Brahman, Ida Sanghyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa selaku pencipta alam semesta, semoga dengan dilaksanakannya persembahyangan ini kami dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat”. Tutup I Ketut Sadar yang senang menekuni dunia spiritual ini, didampingi Kasi Pelayanan Ni Wayan Sunita, S.E, M.A.P dan staf Samsat Tabanan, usai sembahyang. (Minggu 3 Maret 2024 siang)
Pawarta. : Amir








