KEDIRI— Kondisi tanaman menjadi perhatian dalam pendampingan kelompok tani di Desa Pehwetan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Di tengah proses budidaya jagung, petani bersama kepolisian mencermati perkembangan tanaman sekaligus sejumlah gangguan yang berpotensi memengaruhi pertumbuhannya.
Bhabinkamtibmas Desa Kwaron Polsek Papar Polres Kediri Aiptu Wiyono mendampingi petani saat melakukan perawatan tanaman. Diskusi berlangsung di lahan, membahas kondisi jagung serta persoalan hama dan gulma yang ditemui selama proses budidaya.
Pendekatan di lapangan membuat pendampingan tidak berhenti pada pemantauan. Petani juga dapat menyampaikan kondisi yang mereka temui selama merawat tanaman, sehingga persoalan di lahan bisa menjadi bahan koordinasi sejak awal.

Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Papar Kompol Sriati, S.H., mengatakan keterlibatan personel di tengah aktivitas petani merupakan bagian dari dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan.
“Kami tidak hanya melihat tanaman, tetapi juga mendengar langsung apa yang menjadi kendala petani. Dengan komunikasi seperti ini, pendampingan bisa lebih sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Kompol Sriati, Senin (31/8/2026).
Bagi petani, perawatan menjadi tahapan penting untuk menjaga tanaman tetap tumbuh dengan baik. Gangguan seperti hama dan gulma perlu dicermati agar tidak berkembang dan mengganggu tanaman yang sedang dibudidayakan.
Pendampingan tersebut sekaligus memperluas peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung kegiatan produktif masyarakat. Kehadiran polisi di lahan pertanian menjadi ruang komunikasi yang memungkinkan persoalan petani diketahui lebih dekat, sekaligus mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di tingkat desa. ( Yadi. )
Sumber : Humas Polres Kediri
Editor. : yadi








